Minggu, 02 Desember 2007

kota lautan api yang membakar

jum'at malam seonggok daging ini berangkat menuju kota lautan api yang nyata nya dingin membara itu. ternyata begitu luasnya alam yang menyambut hadirnya hari dengan lambaian rerumputan dan hantaman ringan dari sang jambu air yang telah lama masak di pohon. menghentam bumi membuat tercengan sang delima, singkong, pepaya dan mangga yang terperangah berdiri di sampingnya. siapkan hari bahwa hari ini akan membakar kulit hingga merah.
tanpa kusadari bahwa hari itu adalah kelahiran ibu di tahun yang ke lima puluh dan esok merupakan hari kematian manusia tanpa tanda jasa yang telah berjuang untuk nusa dan bangsa.


W A K T U

Sesuatu yang tak pernah orang sadari bahwa akan terus memakan sumbu dan menghabiskan bahan baku. lahir dan mati, hadir dan alfa juga saat yang terdesak ini, hadir di sela tingginya gedung yang menjulang dan hendak roboh namun masih memberikan kesempatan untuk bernafas meski sejenak.

antara hidup dan mati.
seperti tiang gantugan yang menemani eksekusiku ...
seperti flying fox membawa arwahku .................
seperti tugas tugas yang menyesakku ................
seperti alat potong yang hendak mengiris jariku ..
seperti jarum yang hendak mengeluarkan darahku ..
seperti Izrail yang hendak mencabut nyawaku .......
seperti Izrofil yang meniupkan sangkakala
............................................
..................."......".................
memberi waktu untuk bangkit dan menerima apa yang telah kau perbuat padaku
dan yang telah ku perbuat padamu